Cahaya dan Alat Optik : Kamera
Alat Optik Fisika
Kamera
- KAMERA
Kamera merupakan alat optik yang
dapat memindahkan/mengambil gambar dan menyimpannya dalam bentuk file, film
maupun print-out. Kamera menggunakan lensa positif dalam membentuk bayangan.
Sifat bayangan yang dibentuk kamera adalah nyata, terbalik, dan diperkecil.
Bagian-Bagian Kamera dan Fungsinya
Kamera bekerja seperti mata
kita. Komponen-komponen dasar penyusun kamera hampir sama dengan mata
kita. Perhatikan gambar di bawah ini. Fungsi dari setiap komponen kamera
adalah sebagai berikut.
■ Lensa cembung (positif)
Lensa
ini terletak di bagian depan kamera. Lensa positif berfungsi mengatur
agar cahaya yang masuk dapat diterima dengan baik oleh film. Pengaturan
ini dilakukan dengan cara menggerakkan susunan lensa positif menjauhi
atau mendekati film. Fungsi lensa ini sama dengan fungsi lensa mata
yaitu membiaskan cahaya yang masuk sehingga terbentuk bayangan yang nyata, terbalik, dan diperkecil.
■ Diafragma
Diafragma merupakan bagian kamera berupa celah yang berfungsi mengatur jumlah cahaya
yang masuk ke kamera. Dengan cara mengubah ukuran celah diafragma,
jumlah cahaya yang masuk dapat diatur. Untuk menghasilkan gambar yang
baik, celah diafragma harus diatur sedemikian rupa.
Jika cahaya terlalu terang
celah diafragma dibuat kecil, sebaliknya jika pada ruangan redup, celah
diafragma dibuka lebar. Pada kamera yang baik, besarnya celah dinyatakan
dengan angka diafragma. Semakin besar angka diafragma, celah yang
dihasilkan semakin kecil. Sebaliknya, semakin kecil angka diafragma,
celah yang terbuka makin lebar.
Dengan demikian, melihat dari fungsinya, diafragma pada kamera memiliki fungsi yang sama dengan pupil pada mata manusia.
|
■ Film
Cahaya atau benda yang
diterima oleh lensa akan diteruskan ke film dan membentuk bayangan
nyata, terbalik, dan diperkecil. Untuk memperoleh gambar foto yang jelas
dan tajam, kamera perlu difokuskan. Pemfokusan ini dilakukan dengan
cara mengubah kedudukan lensa terhadap benda sesuai dengan jarak benda
yang akan difoto.
Pelat film, berfungsi
sebagai tempat bayangan dan menghasilkan gambar negatif, yaitu gambar
yang berwarna tidak sama dengan aslinya, tembus cahaya.
|
Pada kamera sederhana,
kedudukan lensa hanya bisa dilakukan jika pemakai bergerak mendekati
atau menjauhi benda sampai diperoleh gambar yang diinginkan. Seiring
dengan perkembangan teknologi, pada kamera yang lebih modern, kedudukan
lensa dapat diubah dengan memutar cincin pengatur lensa. Bahkan pada
terkini, kedudukan lensa dapat diatur dengan teknologi digital.
Pelat film menggunakan
pelat seluloid yang dilapisi dengan gelatin dan perak bromida untuk
menghasilkan negatifnya. Setelah dicuci, negatif tersebut dipakai untuk
menghasilkan gambar positif (gambar asli) pada kertas foto. Kertas foto
merupakan kertas yang ditutup dengan lapisan tipis kolodium yang
dicampuri dengan perak klorida. Gambar yang ditimbulkan pada bidang
transparan disebut gambar diapositif.
■ Prisma
Sebuah prisma digunakan
pada beberapa kamera refleks lensa tunggal (SLR) modern. Dalam kamera
jenis ini, prisma digunakan untuk membelokkan cahaya sehingga dapat
berputar mengelilingi bagian dalam kamera agar fotografer dapat melihat
gambar aktual yang akan diambilnya melalui lensa kamera.
■ Shutter
Shutter atau penutup
merupakan komponen yang memungkinkan lewatnya cahaya melalui lensa dalam
waktu yang singkat. Untuk memperoleh hasil pemotretan yang bagus, lensa
dapat kalian geser maju mundur sampai terbentuk bayangan paling jelas
dengan jarak yang tepat, kemudian kalian tekan tombol shutter.
■ Aperture
Apertur berfungsi untuk mengatur besar-kecilnya diafragma.
Pembentukan Bayangan
![]() |
| Gambar 01. Bagian-bagian Kamera |
Pembentukan bayangan pada kamera dapat dilihat pada gambar
5.2. Lensa positif, membiaskan cahaya dan membentuk bayangan nyata, terbalik
dan diperkecil. Diafragma mengatur jumlah cahaya yang masuk ke
dalam kamera dengan mengubah ukuran aperturenya. Film merupakan media yang
menangkap bayangan nyata yang dibentuk oleh lensa. Agar bayangan selalu jatuh pada film karena letak
benda yang berubah, maka dapat diatur dengan menggeser jarak lensa terhadap
filmnya. s = jarak benda dalam meter,
= jarak
bayangan dalam meter,
= titik fokus
lensa.
![]() |
| Gambar 02. Pembentukan bayangan pada kamera |
Perbandingan Kamera dan Mata
Kamera
|
Mata
|
Keterangan
|
Lensa
|
Lensa
|
Lensa cembung
|
Diafragma
|
Iris
|
Mengatur besar kecilnya lubang cahaya
|
Aperture
|
Pupil
|
Lubang tempat masuknya cahaya
|
Film
|
Retina
|
Tempat terbentuknya bayangan
|
Secara umum bagian-bagian kamera sama dengan
bagian-bagian mata, namun kedua alat ini memiliki perbedaan dalam hal
menempatkan bayangan pada retina/film, perbedaannya adalah:
- mata menggunakan daya akomodasi
- kamera menggunakan pergeseran lensa
Sumber :
1. http://www.artikelmateri.com/2016/02/alat-optik-pengertian-jenis-macam-dan-gambar.html
2. http://friskadee.blogspot.co.id/2014/01/alat-optik-fisika-kamera-teropong-lup.html
3. http://komangsuardika.blogspot.co.id/2016/06/alat-optik-kamera.html
4. https://www.fisikabc.com/2017/12/kamera.html




Komentar
Posting Komentar