Mekanisme Pernapasan Manusia

Mekanisme Pernapasan Pada Manusia


proses sistem pernapasan
mybod.co.nz

Pertukaran gas antara oksigen dengan karbondioksida penting supaya proses respirasi sel terus berlangsung. Atmosfer menyediakan bagi kita sekitar 21% Oksigen dibandingkan dengan semua gas yang ada.
Udara setelah melewati hidung, masuk kerongkongan atas ( Naro Pharinx) kemudian masuk tenggorokan. Kemudian setelah itu masuk trakea dan diteruskan ke bronkus melalui dua cabangnya tersebut.
Udara Masuk Alvelous terus kapiler dan mengalir ke vena pulmonalis (pembuluh balik paru-paru) untuk diambil oksigennya oleh darah. Terakhir karbon dioksida dikeluarkan melalui hidung.
Berikut proses umum pernapasan pada manusia
  1. Udara masuk lubang hidung
  2. melewati kerongkongan atas atau naro pharinx
  3. Melewati tenggorokan
  4. Melewati glotis
  5. Melewati trakea
  6. Masuk bronchus
  7. Masuk bronchiolus
  8. Udara berakhir pada alveolus
Ingat! menarik napas: inspirasi, mengeluarkan napas: ekspirasi
Inspirasi
Ketika kita inspirasi, otot diafragma berkonstraksi (melengkung menjadi lurus). Kemudian rongga dada terangkat dan membesar, karena otot antar tulang rusuk berkontraksi.
Karena rongga dada mengembang, maka tekanan udara di dalamnya mengecil ( tekanan udara dalam lebih kecil dari tekanan udara luar) akibatnya udara luar masuk ke dalam paru-paru.
Ekspirasi
Ketika kita mengeluarkan udara otot diafragma berelaksasi (lurus menjadi lengkung). Rongga dada mengecil karena otot antar tulang berelaksasi. Karena rongga dada mengecil maka tekanan udara di dalamnya membesar (tekanan udara dalam lebih besar dari tekanan udara luar) akibatnya udara keluar dari dalam.

Jenis Pernapasan Pada Sistem Pernapasan Pada Manusia


sistem pernapasan pada manusia dan fungsinya
mindfulmovementproject.wordpress.com

Pada manusia terdapat 2 jenis pernapasan yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut
1. Pernapasan dada: pernapasan yang terjadi karena kerja otot antar tulang yang berkontraksi.
Inspirasi: otot antar tulang berkontraksi, tulang rusuk naik, paru-paru mengembang, rongga dada membesar, tekanan dalam lebih kecil dari tekanan luar

Mekanisme inspirasi pernapasan dada sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk (muskulus intercostalis eksternal) berkontraksi --> tulang rusuk terangkat (posisi datar) --> Paru-paru mengembang --> tekanan udara dalam paru-paru menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar --> udara luar masuk ke paru-paru
ekspirasi: otot antar tulang berelaksasi, tulang rusuk turun, paru-paru menyusut, rongga dada membesar, tekanan dalam lebih besar dari tekanan luar

Otot antar tulang rusuk relaksasi --> tulang rusuk menurun --> paru-paru menyusut --> tekanan udara dalam paru-paru lebih besar dibandingkan dengan tekanan udara luar --> udara keluar dari paru-paru.

2.   pernapasan perut: pernapasan yang terjadi karena kerja otot diafragma
inspirasi: otot diafragma berkontraksi, tulang rusuk naik, rongga dada membesar, tekanan dalam lebih kecil dari tekanan luar

Mekanisme inspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
sekat rongga dada (diafraghma) berkontraksi --> posisi dari melengkung menjadi mendatar --> paru-paru mengembang --> tekanan udara dalam paru-paru lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar --> udara masuk
ekspirasi: otot diafragma berelaksasi, tulang rusuk turun, rongga dada mengecil, tekanan dalam lebih besar dari tekanan luar

Mekanisme ekspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
otot diafraghma relaksasi --> posisi dari mendatar kembali melengkung --> paru-paru mengempis --> tekanan udara di paru-paru lebih besas dibandingkan tekanan udara luar --> udara keluar dari paru-paru.


Udara PernapasanAdChoices

Oksigen yang masuk dan keluar melalui alat-alat pernapasan disebut udara pernapasan. Udara pernapasan pada manusia dibedakan menjadi enam macam, yaitu:

1. Udara pernapasan biasa (volume tidal) --> VT 
Merupakan udara yang masuk dan keluar paru-paru pada saat pernapasan biasa. Volume udara yang masuk dan keluar sebanyak 500 ml

2. Udara cadangan inspirasi (udara komplementer) --> UK 
Merupakan udara yang masih dapat dimasukkan ke dalam paru-paru secara maksimal, setelah melakukan inspirasi normal. Besarnya udara komplementer adalah 2500 - 3000 ml

3. Udara cadangan ekspirasi (udara suplementer) --> US
 
Merupakan udara yang masih dapat dikeluarkan dari paru-paru secara maksimal setelah melakukan ekspirasi biasa. Besarnya udara suplementer adalah 1250 - 1300 ml

4. Udara residu --> UR 
merupakan udara yang tersisa di dalam paru-paru, yang berfungsi untuk menjaga agar paru-paru tetap dalam keadaan mengembang. besarnya udara residu adalah 1200 ml. 
 
Volume Udara Pernapasan

Volume udara pernapasan berkisar 500 - 3500 ml. Dari 500 ml udara yang dihirup, hanya 350 ml yang sampai di alveolus, sisanya hanya sampai saluran pernapasan. Jumlah oksigen yang diperlukan sehari untuk tiap individu sebesar 300 cc.

Kapasitas Paru-paru


1. Kapasitas vital --> KV 
Merupakan kemampuan paru-paru mengeluarkan udara secara maksimal setelah melakukan inspirasi secara maksimal.

Kapasitas paru-paru dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: 
KV = VT + UK + US
Berdasarkan rumus di atas kapasitas vital paru-paru adalah sebesar 4750 ml 

2. Kapasitas total --> KT
 
Merupakan udara yang dapat tertampung secara maksimal di paru-paru secara keseluruhan.

Kapasitas total paru-paru dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:
KT = KV + UR 
Berdasarkan rumus di atas dapat dihitung kapasitas total paru-paru adalah sebesar 5800 ml




Sumber :
1.http://www.pusatbiologi.com/2013/01/mekanisme-pernapasan-manusia.html
2. https://hidupsimpel.com/sistem-pernapasan-pada-manusia-beserta-fungsi-penyakit-dan-gambarnya/

Komentar

Postingan Populer