Prakarya Kerajian : Adonan Clay

Kerajinan Tangan dari Clay Tepung
Kerajinan Tangan dari Clay Tepung
Decrease Font SizeIncrease Font SizeText SizePrint This Page 
Kerajinan tangan dari clay merupakan kerajinan tangan yang saat ini cukup populer. Banyak orang yang menyukai kerajinan tangan dari clay karena alat dan bahannya yang mudah didapat dan proses pembuatannya yang menantang. Kerajinan dari clay ini biasanya digunakan orang untuk hiasan dirumah, aksesoris dan sovenir. Saat ini para pengrajin clay berlomba-lomba dalam membuat kreasi kerajinan tangan dari clay yang lebih inovatif dan kreatif. Beruntunglah anda telah berkunjung ke situs ini, karena diartikel ini kami akan mengupas tajam kerajinan tangan dari clay setajam silet.
Apa Itu Clay?
Clay itu adalah bahasa inggris yang artinya tanah liat. Di Indonesia kata clay menjadi kata yang populer dan biasanya identik dengan sebuah kerajinan tangan. Dulu orang yang ingin membuat kerajinan tangan dari tanah liat atau lempung harus rela menyatu dengan tanah untuk mendapatkan tanah liat yang berkualitas. Karena untuk mengahasilkan karya yang bagus dan indah tentunya harus memiliki bahan dasar yang berkulitas.
Saat perkembangan zaman semakin maju, kini orang-orang juga berpikir semakin maju. Untuk membuat kerajinan tangan dari clay tidak harus dari tanah liat. Teman-teman bisa membuatnya dari bahan dasar tepung, roti, malam (lilin), bubur kertas, polymer, dan lain-lain. Inilah mungkin yang menyebabkan perluasan makna dari kata clay. Dan saat ini sedang booming kerajinan tangan dari clay yang terbuat dari bahan dasar tepung.
Apa Itu Kerajinan Clay?
Kerajinan Clay adalah suatu karya seni yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar clay. Sebagaimana yang telah disinggung diawal, kerajinan tangan dari clay tidak harus dari bahan dasar tanah liat, kita bisa menggunakan tepung sebagai pengganti dari tanah liat. Oleh karena itu, kerajinan ini mulai merambah keseluruh kalangan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Selain mudah dipelajari, alat dan bahannya mudah didapat dan aman untuk digunakan. Terutama bagi anak-anak, dapat dijadikan sebagai media untuk mendidik kreatifitas anak.
 
Dalam membuat clay, ada beberapa bahan dasar yang bisa dipakai. Berikut ini Resep dan cara membuat clay.

Clay dari Tepung Terigu
Bahan:
80 gram Tepung terigu
80 gram Tepung tapioka/tepung singkong/tepung kanji
80 gram Tepung beras
200 gram Lem putih/lem kayu

Cara membuat Clay Tepung Terigu
  • Siapkan wadah lalu campurkan semua tepung tersebut menjadi satu.
  • Ayak tepung untuk medapatkan tekstur tepung yang halus dan bersih. Setelah itu masukkan lem putih ke dalam ayakan tepung.
  • Uleni adonan sampai tercampur rata dan kalis. Jika terlalu lembek tambahkan sedikit terigu. Jika terlalu keras tambahkan beberapa sendok makan lem putih.
  • Jika sudah kalis berarti clay sudah jadi. Adonan clay yang sudah jadi bisa dibuat menjadi bentuk yang diinginkan sesuai selera.
  • Jika ingin memberi warna, ambil beberapa adonan kemudian tuangkan pewarna makanan ke dalam adonan kalis tersebut, lalu uleni lagi sampai warna tercampur rata. Pisahkan dari adonan yang tidak diberi warna.
  • Adonan clay yang tidak dipakai sebaiknya disimpan di wadah tertutup rapat agar tidak mengering dan mengeras.
Clay dari Tepung Maizena
Bahan :
30 gram Tepung maizena atau tepung jagung
30 gram Tepung tapioka atau tepung kanji
30 gram Tepung beras
60 gram Lem putih atau lem kayu
Bubuk benzoat (biasanya disebut pengawet roti) secukupnya saja

Cara membuat Clay Tepung Maizena
  • Ambil wadah kemudian campur semua jenis tepung tersebut sampai rata menjadi satu.
  • Gunakan ayakan untuk menyaring tepung dari kotoran dan supaya memperoleh tekstur tepung yang halus.
  • Masukkan bubuk benzoat dan lem putih atau lem kayu tersebut ke dalam hasil ayakan tepung halus tadi. Kemudian uleni semua bahan tersebut sampai tercampur rata dan menjadi kalis.
  • Apabila adonan ternyata terlalu lembek, tambahkan tepung maizena lagi. Apabila adonan terlalu keras, bisa ditambahkan beberapa sendok makan lem putih atau lem kayu kedalam adonan tersebut.
  • Jika adonan sudah kalis sempurna, berarti clay sudah jadi. Adonan clay siap dibuat menjadi bentuk apa saja sesuai selera.
  • Jika ingin membuat clay berwarna, cukup teteskan pewarna makanan sesuai selera ke dalam adonan yang sudah kalis. Uleni sekali lagi sampai pewarna dan clay tercampur rata.
Clay dari sabun
Selain tepung, clay juga bisa dibuat dari sabun mandi batangan. Hasil dari clay sabun mandi batangan ini cenderung lembut karena bahan sabun umumnya mengandung parafin dan minyak. Clay jenis ini cocok untuk dibuat kerajinan tangan.
Bahan :
1 buah Sabun mandi batangan
Tepung terigu secukupnya
Lem putih atau lem kayu secukupnya
1 sendok teh Garam dapur halus
Pewarna makanan

Cara membuat Clay Sabun
  • Ambil sebuah sabun batang lalu potong kecil-kecil. Kemudian rendam potongan sabun tersebut dalam air. Ukuran air setinggi potongan sabun.
  • Diamkan rendaman tersebut sampai sabun menjadi lembek. Jika ada yang masih mengeras, bisa dihaluskan dengan sendok agar sabun manjadi halus dan lembut.
  •  Kemudian masukkan tepung terigu, garam dan lem putihnya.
  •  Uleni semua bahan tersebut sampai tercampur rata dan kalis. Jika belum kalis bisa ditambahkan terigunya atau lem putihnya sampai menjadi kalis.
  • Jika adonan sudah kalis berarti adonan clay sudah jadi. Agar terlihat cantik, tambahkan pewarna makanan sesuai selera. Selanjutnya uleni sekali lagi sampai warna menyatu sampai rata.
  • Clay yang sudah jadi siap dibuat mainan dan dibentuk sesuai selera.
Cara Membuat Clay dari Tepung
Resep I (simple)
Bahan:
  • Tepung Kanji
  • Tepung Terigu
  • Tepung Beras
  • Pengawet Kue (natrium benzoat)
  • Lem Putih
  • Cat Poster
Cara Membuatnya:
  • Campur semua tepung kanji, terigu, dan beras dengan perbandingan 1:1:1
  • Kemudian tambahkan pengawet dan lem
  • Lalu uleni sampai kalis
  • Setelah itu campurkan pewarna dan bentuk sesuai dengan yang diinginkan
Resep II (little)
Bahan:
  • Tepung Maizena 20 gram
  • Tepung Tapioka 20 gram
  • Tepung Beras 20 gram
  • Lem Putih 50 gram
  • Pengawet Kue (natrium benzoat)
  • Cat Poster
Cara Membuatnya:
  • Campur ketiga bahan tepung dan benzoat secukupnya
  • Kemudian tambahkan lem putih
  • Lalu uleni sampai kalis
  • Setelah itu bagi adonan menjadi beberapa bagian
  • Kemudian campurkan warna ke bagian adonan tadi, sesuai dengan yang kita inginkan
  • Setelah sudah siap, mulailah untuk membuat bentuk yang diinginkan
Resep III (easy)
Bahan:
  • Tepung Terigu 70 gram
  • Tepung Tapioka 70 gram
  • Tepung Beras 70 gram
  • Lem Putih 180 gram
  • Cat Poster
Cara Membuatnya:
  • Campurkan bahan-bahan tersebut kecuali pewarna, kemudian uleni sampai kalis.
  • Pisahkan adonan untuk di beri warna yang di inginkan
  • Campur adonan yang telah dipisahkan dengan pewarna, aduk sampai rata.
  • Adonan yang telah diberi warna kemudian bentuk sesuai dengan bentuk yang di inginkan.
Resep IV (complete)
Bahan:
  • Tepung jagung/ maizena        150 gram
  • Tepung beras                           150 gram
  • Tepung singkong/kanji           150 gram
  • Lem putih/kayu/fox/PVAC   350 gram
  • Benzoate                                    3 sendok makan
  • Minyak goring/baby oil           secukupnya
  • Cat poster/cat air
Peralatan:
  • Wadah untuk mencampur bahan
  • Tempat kedap udara untuk menyimpan
  • Kertas HVS yang sudah delaminating untuk alas
  • Tusuk gigi
  • Sedotan
  • Mote hitam untuk mata
  • Gantungan, peniti bros, tali, jepit rambut, dll untuk pelengkap accessories
  • Pinset,
  • Sikat gigi
  • Pisau/cutter
  • Plastik untuk kemasan
Cara Membuatnya:
  • Siapkan wadah, masukkan semua tepung dan lem putih.
  • Beri benzoate
  • Beri minyak / baby oil sedikit di pinggir wadah
  • Campur dan uleni hingga menjadi adonan yang kalis/tidak lengket
  • Dan simpan dalam wadah tertutup/kedap udara
Cara Memberi Warna:
  • Ambil adonan secukupnya di tangan
  • Beri warna dengan cat poster/cat air (tanpa diberi air)
  • Uleni adonan hingga warna yang diinginkan
  • Simpan dalam wadah tertutup
  • Lakukan untuk warna yang lain
Beberapa Tips:
  1. Agar adonan clay tidak cepat mengering, bungkus adonan yang belum dibentuk dengan plastik.
  2. Tempelkan bagian-bagian clay yang akan disatukan dengan lem putih.
  3. Agar tidak jamuran , tepung bisa dicampur dengan pengawet makanan (benzoat) sebanyak 1 sdt.
  4. Agar hasil clay lebih awet, setelah clay terbentuk, bisa di cat akrilik atau pylox bening atau cat kuku transparan.
Macam-macam kreasi kerajinan clay
Berikut ini ada beberapa kreasi kerajinan clay tepung yang unik dan patut untuk dicoba. Kami dapatkan dari para master pengrajin clay. Silahkan dinikmati, mudah-mudahan memberikan inspirasi.
1. Sepasang Teddy Bear Lucu
kerajinan clay teddy bear
Mereka terlihat manis, bentuk hati dan bunga menandakan kasih sayang yang tak terhingga, meski banyak kekurangan mereka tetap bersama, bagaikan bunga yang tetap harum meski di tempat yang berbau busuk.
2. Sepasang Panda Lucu
kerajinan clay tepung panda
Panda merupakan hewan yang sangat lucu. Perpaduan warna hitam putih yang khas terlihat simple dan elegan. Ditambah dengan aksesoris dasi hijau, topi, bunga, dan renda memberikan kesan menarik ketika momen pernikahan.
3. Sepasang burung yang imut
kerajinan clay burung
Untuk membuatnya tidaklah terlalu sulit, karena tidak memerlukan pola yang rumit. Sangat simple, lucu dan menggemaskan.
4. Sepasang burung hantu yang imut
kerajinan clay burung hantu
Pola sepasang burung hantu ini terlihat menawan. Bila ingin membuatnya, harus diperhatikan di bagian bulunya karena agak sedikit rumit dan butuh kesabaran.
 
 
 
 
 
 
Sumber :
1.http://www.kreasiceria.com/2016/11/kreasi-clay-dari-tepung-dan-sabun.html
2.https://rejekinomplok.net/kerajinan-tangan-dari-clay-tepung/
 

Komentar

Postingan Populer